Kamis, 20 Januari 2011

Anatomi AK-47

Setelah berakhirnya era perang dingin, mantan prajurit Unisoviet, Mikhail Kalasnikov diperintahkan untuk merancang suatu senapan serbu ringan yang diberi nama Kalashnikova Avtomat 1947 atau yang lebih popular dikenal sebagai AK-47. Enam puluh lima tahun kemudian sekitar 100 juta AK-47 telah diproduksi secara massal, bahkan jumlah produksinya 10 kali dari angka senapan Angkatan Darat Amerika Serikat, M16. Dengan berat sekitar 10 pon dan merupakan perkawinan antara senapan mesin dan senapan jarak jauh. “Banyak orang bilang AK-47 sebenarnya bukanlah senjata yang canggih dalam sisi desain, namun banyak bagian dari senjata tersebut sangat cocok dalam kondisi peperangan”, ujar C.J. Chivers, wartawan perang New York Times dan penulis buku The Gun.

"Ibarat Mr. Potato Head. senapan ini adalah gabungan dari sistem yang telah ada sebelumnya kemudian dikombinasikan menjadi keseluruhan yang baru," ujarnya lagi. Jenis terbaru dari AK-47, AKM (AK-Modernized) mulai diproduksi pada tahun 1959 dan variannya telah tersebar di seluruh dunia. Seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini yang merupakan buatan Cina.

1. Stock (popor)

Para desainer telah mengganti AK-47 pada bagian popor dan pegangannya, yang sebelumnya terbuat dari bahan kayu yang padat dengan bahan plywood yang lebih kokoh namun lebih murah. Popor lipat senapan yang tebuat dari bahan baja lebih cocok digunakan pada medan atau area yang terbatas dan biasanya dipakai untuk pasukan angkatan udara dan infanteri.

2. Trigger (pelatuk)


Pelatuk AK-47 sebenarnya meminjam rancangan senapan M-1 pasukan infanteri Amerika karya John C. Garand, dan Hugo Schmeisser, seorang Jerman yang menjadi tahanan tentara Soviet.

3. Receiver


Receiver senapan terintegrasi dengan piston gas dengan sistem pelatuk. Di tahun 1940, para pekerja membuat receiver yang semula terbuat dari blok baja seberat 4 pon menjadi beberapa komponen kecil seberat 1.5 pon dengan menggunakan mesin. “Butuh 150 kali cetakan dari setiap mesin yang berbeda untuk membuatnya, jadi tak mengherankan jika banyak tenaga dan biaya yang dibutuhkan untuk membuatnya, “kata Chivers. Bagian ini lalu kembali disempurnakan untuk model AKM dengan tujuan untuk mengurangi beratnya. Piston gas yang terintegrasi dan baut carrier didesain untuk memenuhi longgar di bagian pemicunya, dari sisi mekanisme dimaksudkan untuk mencegah efek dari zat karbon yang bisa menyebabkan karat, debu dan macet.


4. Selector Switch


Senapan AKM memiliki 3 mode pada saat menembak, mode safe pada saat tidak menembak, mode semiotomatis, yang digunakan untuk menembak sasaran secara sigle shot dan otomatis untuk menembak sasaran dengan cepat.


5. Gas Piston


Diadaptasi dari pesaingnya, AK-47 menggabungkan antara desain baut carrier dan piston udara yang memungkinkan senapan ini bekerja lebih canggih.


6. Magazine


Magazine adalah tempat peluru senapan, berbentuk cartdridge seperti pisang. “Desain yang melengkung sebenarnya telah digunakan pada senapan AS-44 milik pasukan Merah Soviet saat mencoba memukul mundur pasukan Jerman”, kata Chivers. Akan tetapi pada saat itu pemerintah menemukan kelemahan disisi desainnya yang hanya berukuran 7.62 x 39 mm, kokoh namun terlalu meruncing di bagian ujungnya. Tidak seperti jenis kebanyakan, yang lebih panjang dan sedikit datar di bagian ujung.

7. Protective Coating


Bagian protective coating senapan AK-47 terbuat dengan lapisan yang tahan karat. Selain itu bagian dalam laras dan chamber dilapisi oleh krom yang juga tahan terhadap karat. Fitur anti korosif yang secara harfiah diartikan sebagai pengaman. Saat perang Vietnam, senapan M16 tentara Amerika kerapkali macet dan mudah terkena korosi akibat tak adanya lapisan pelindung yang memadai. “

"Tentara Amerika Serikat mengira mereka memiliki jenis baja yang tidak rentan terhadap korosi," kata Chivers. “Mereka salah, setelah senapan dilapisi krom dibagian dalam, M16 boleh dikatakan cukup baik."



source: popularmechanics


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

About Me

Foto Saya
Just an ordinary guy who wants make some differences in this confusing world