Senin, 22 November 2010

Cara Bayar Pajak Kendaraan Roda dua

Setiap tahun, pemilik kendaraan bermotor akan dikenakan pajak kendaraan. Kebetulan, jatuh tempo pajak saya esok hari, tepatnya hari libur Idul Adha, jadinya mau tidak mau hari ini saya harus bayar, bila tidak akan dikenakan denda dan tentunya saya paling anti dengan kata yang satu tadi. Kali ini saya akan berbagi info buat para bikers bagaimana sih caranya membayar pajak kendaraan roda dua dengan mengurus sendiri alias tanpa calo.

Sekarang cara membayarnya cukup mudah. Kalau kendaraan bikers atas nama sendiri bisa langsung bayar, kalau bukan, harus bawa foto kopi KTP dan surat kuasa, misal dari bank atau pihak leasing.

Berikut dokumen yang harus disiapkan:

  • KTP asli dan fotokopi.
  • STNK dan SKPD (Surat Ketetapan Pajak Daerah) (lembar yang biasanya ada di balik STNK) asli dan fotokopi
  • Fotokopi BPKB, aslinya bawa aja siapa tau dibutuhin.
  • Stapler (penjepit kertas atau cekrekan), buat gabungin dokumen2.

Ketiga dokumen tadi lebih baik difotokopy dari rumah biar tidak repot. Memang sih disana ada jasa untuk fotokopi tapi pastinya harus rela antri dan harganyapun dua kali harga fotokopi biasa.

Selanjutnya pergi ke SAMSAT terdekat, untuk daerah saya letaknya di daerah Jakarta Selatan, tepatnya di Jalan Gatot Subroto. Mungkin di antara bikers ada yang belum tahu apaan sih kepanjangan dari SAMSAT itu. Saya sendiri sebelumnya tidak tahu apa arti SAMSAT. SAMSAT adalah kependekan dari Sistem Administrasi Manunggal di bawah Satu Atap. Adalah suatu sistem kerjasama terpadu antara Polri, Dinas Pendapatan Provinsi, dan PT Jasa RaharjaSTNK dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang dikaitkan dengan pemasukan uang ke Kas Negara baik melalui Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLJJ), dan dilaksanakan pada satu kantor yang dinamakan Kantor Bersama Samsat. Oke, enough for the SAMSAT tadi. (Persero) dalam pelayanan untuk menerbitkan

Gedung untuk mengurus perpanjangan STNK dsb yang berhubungan dengan kendaraan roda dua terletak di sebelah kanan lapangan upacara bila bikers pertama kali masuk dari pintu utama sedangkan lantai 4 gedung diperuntukkan kendaraan roda dua.

“Jangan berhubungan dengan calo” tulisan yang saya sempat baca saat pertama menuju lantai 4. Tidak tahu maksudnya apa. Saya juga nggak tahu rupa para calo seperti apa, terus juga mereka nggak beri tahu saya no ponsel atau pin BBnya hehehe…just kidding. Yang paling penting jangan sekali-kali menerima tawaran dari orang-orang yang menjanjikan STNK cepat, urus saja sendiri. Nggak ribet dan cukup mudah.

  • Ambil formulir pengisian di loket 1.
  • Isi form tersebut, contoh isiannya bisa dilihat di meja. Isi lengkap terus stapler dokumen2nya.
  • Berikan berkas yang telah diisi lengkap tadi ke petugas di loket sebelahnya (loket 1b), untuk diperiksa kelengkapan dokumen. Jika dinyatakan sudah lengkap, maka bikers akan diberikan semacam kartu antrian untuk pengambilan kwitansi pajak.
  • Tunggulah di depan loket 1d sampai nama anda dipanggil. Lama tunggu tergantung berapa banyak orang yang telah menyerahkan berkas, jadi bukan satu persatu.

Setelah anda mendapatkan kwitansi, bayarlah sesuai dengan jumlah yang tertera di kwitansi tsb. Ini yang menarik. Kemarin sewaktu saya membayar, petugas menawarkan apakah STNK saya akan diambil sekalian atau tidak. Bila bikers ditawari, jawab saja “saya akan ambil sendiri”, itu artinya bikers menunggu hingga STNK nya selesai dicetak. Jika diambil sekalian, petugas tersebut yang akan mengambilnya tanpa menunggu lama. Pilihan sih ada ditangan anda, tapi menurut saya lebih baik ambil sendiri saja, kecuali jika anda punya kelebihan uang.
  • Nama anda akan dipanggil berdasarkan nomor polisi kendaraan. Bikers juga bisa melihat STNK yang telah selesai dicetak di layar monitor.

Mudah bukan? Tidak perlu bayar calo buat mengurusnya, yang penting dibutuhkan sedikit kesabaran aja. Jika bikers belum mengerti juga silahkan tanya petugas bagian informasi di pintu masuk lantai dasar.

3 komentar:

atunsriyatun mengatakan...

wah....ini artilel yang saya cari.soalnya pas banget aq juga mau bayar PKB motor saya..trims,ya share infonya...

Anonim mengatakan...

Mantap!
Nice info...
Cendol nyusul!

BRSoewandono mengatakan...

Sama-sama bung.

Poskan Komentar

About Me

Foto Saya
Just an ordinary guy who wants make some differences in this confusing world