Gaung solidaritas untuk Prita Mulyasari semakin marak. Mulai dari ibu-ibu sampai anak kecil, tukang ngamen sampai senatorpun semua diajak untuk menyumbangkan koin kepedulian untuk Prita. Memang luar biasa bentuk solidaritas yang tumbuh di negara ini. Tidak peduli berapa jumlah nominal koin yang disumbangkan, selama itu memang koin ya sumbangkan saja. Seperti yang saya baca di d****.com dari sekian banyak koin yang telah disumbangkan, terdapat koin yang bernominal Rp 5, bahkan koin yang bolong tengahnya pun ikut disumbangkan. Semuanya disumbangkan bukan semata-mata demi membantu Prita yang digugat secara pidana maupun perdata oleh RS Omni International namun didorong oleh rasa kebersamaan bahwa wong kecil yang tertindas pun bisa bersatu untuk menolong sesamanya.Hingga saat ini, jumlah koin yang terkumpul telah mencapai Rp 500 juta dan terus mengalir. Jumlah yang luar biasa menurut saya yang bisa dikumpulkan melalui pecahan recehan logam. Rencananya koin-koin tersebut akan diserahkan langsung kepada Prita Mulyasari. Seperti diketahui Prita digugat secara Pidana dan perdata oleh RS Omni Internasional. PN banten mengharuskan Prita membayar denda sebanyak Rp 204 juta. Jumlah yang sangat banyak untuk ukuran orang seperti Prita Mulyasari apalagi saya...wakakak. Bisa saya bayangkan, bagaimana nanti seorang Prita berhasil membayar denda tersebut kepada pihak RS dengan uang koin.
Satu kata dari saya...mumet!
Silahkan deh hitung koin-koin tersebut .
Sesuai dengan judul postingan saya di atas. Di kantor saya pun sekarang sedang mengumpulkan koin-koin tersebut untuk Prita. Pertanyaan dari saya adalah "Kenapa sekarang? Bukannya dari kemarin-kemarin?"
Seperti kata orang bilang "Kemane aje lo?"


